Arah kebijakan Uni Eropa terkait Regulasi Anti-Deforestasi (EU Deforestation Regulation/EUDR) kembali bergeser setelah Dewan Uni Eropa (Council of the EU) pada November 2025 menyetujui mandat negosiasi baru untuk menunda dan
Root Cause Analysis terutama dengan pendekatan 5 Why hadir bukan untuk menelusuri rantai sebab yang paling dasar
Komisi Eropa resmi menyatakan tengah mempertimbangkan penundaan penerapan Regulasi Produk Bebas Deforestasi (EUDR)
Penyederhanaan EUDR diperbolehkan menggunakan kembali DDS yang sudah pernah diterbitkan.
SRN sejatinya bukan pasar karbon. Ia adalah platform pencatatan aksi iklim nasional yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Uni Eropa Semakin Dekat Menunda Implementasi EUDR, Negara Mitra Diminta Bersiap dengan Skenario Baru
Root Cause Analysis – Metode 5 Why untuk Menjaga Mutu lewat Perubahan yang Terukur dan Berulang
Uni Eropa Pertimbangkan Tunda Penerapan EUDR Hingga Satu Tahun, Eksportir Indonesia Dapat “Napas Panjang”
EUDR Disederhanakan, Eksportir Produk Kayu Indonesia Punya Ruang Bernapas
SRN, Bukan Sekadar Pasar Karbon